IMG_1072Oleh: Karjono, M.Pd
Setiap siswa yang belajar memiliki keinginan untuk berprestasi. Prestasi belajar pada dasarnya adalah suatu kemampuan berupa keterampilan dan perilaku baru sebagai akibat latihan atau pengalaman. Reigeluth (2003: 59) mengemukakan bahwa prestasi belajar adalah prilaku yang dapat diamati yang menunjukkan kemampuan yang dimiliki seseorang. Sedangkan menurut Sudjana (1990: 22) prestasi belajar adalah kemapuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya.Dalam hal ini Gagne dan Briggs (1992: 76) menyatakan bahwa prestasi belajar adalah kemampuan yang diperoleh seseorang sesudah mengikuti proses belajar. Artinya, prestasi belajar adalah perubahan tingkah laku yang diharapkan dimiliki murid setelah dilaksanakannya kegiatan pembelajaran. Soedijarto (1993:25) mendefinisikan prestasi belajar sebagai tingkat penguasaan suatu pengetahuan yang dicapai oleh siswa dalam mengikuti program belajar mengajar sesuai dengan tujuan pendidikan yang ditetapkan.

Muhibbin (2004: 11) menjelaskan bahwa “prestasi belajar merupakan taraf keberhasilan siswa dalam mempelajari materi pelajaran di sekolah dinyatakan dalam bentuk skor yang diperoleh dari hasil tes mengenai sejumlah materi pelajaran tertentu”. Sedangkan Altbach, Arnove dan Kelly (1999: 201) menyatakan bahwa “prestasi belajar hanya ukuran keberhasilan di sekolah tidak termasuk keberhasilan keluarga dan lingkungan”. Lebih lanjut Altbach, Arnove, dan Kelly (1999: 202) mengemukakan bahwa “prestasi adalah hasil dari proses pendidikan, yakni penyesuaian diri, perubahan emosional, ataupun perubahan tingkah laku”. Demikian pula dengan pendapat Davis dalam Badrijah (2004: 12) bahwa “prestasi belajar adalah pengetahuan yang diperoleh siswa sebagai hasil dari proses pembelajaran”. Menurut Winkel dalam Sudjana (2001: 23) prestasi belajar dikelompokkan dalam lima kategori, yakni:
1) Intelektual (intellectual skill) yaitu kemampuan untuk berhubungan dengan lingkungan hidup dan dirinya sendiri dalam bentuk representasi, khususnya konsep dan berbagai lambang/simbol.
2) Strategi kognitif (cognitive strategy) yaitu kemampuan untuk memecahkan masalah-masalah baru dengan jalan mengatur proses internal individu dalam belajar, mengingat dan berpikir.
3) Informasi verbal (verbal information) yaitu pengetahuan seseorang yang dapat diungkapkan dalam bentuk bahasa lisan dan tulisan.
4) Keterampilan motorik (motor skill) yaitu meliputi kemampuan melakukan suatu rangkaian gerak-gerik jasmani dalam urutan tertentu dengan mengadakan koordinasi seluruh anggota badan secara terpadu.
5) Sikap (attitude) yaitu kemampuan intelektual untuk mengetahui tingkah laku seseorang, dan didasari oleh emosi kepercayaan serta faktor intelektual.

DAFTAR PUSTAKA

Untuk Software membuat Laporan Hasil Belajar silahkan buka di sini


Fatal error: Uncaught Exception: 190: Error validating application. Application has been deleted. thrown in /home/rppsilab/public_html/wp-content/plugins/seo-facebook-comments/facebook/base_facebook.php on line 1273